5 Makanan Ini Akan Meningkatkan IQ Anda!

Intelligence Quotient atau IQ adalah hal yang mengindikasikan kemampuan anda dalam belajar dan memahami informasi (ilmu) baru. IQ juga dijadikan tolak ukur akan kemampuan seseorang dalam menangani situasi-situasi baru yang menantang (lihat Keuntungan Melakukan Tes IQ).

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan IQ antar individu. Contohnya adalah pada orang yang mengalami cacat mental, mereka tidak dapat mencapai nilai standar IQ yang disebut dengan "kecerdasan normal". Selain itu, para peneliti juga melihat adanya hubungan antara konsumsi asam lemak dengan tingkat IQ seseorang.

Jika sebelumnya Gaya Hidup 99 sudah pernah memuat tentang 5 Makanan Pokok Yang Wajib Setiap Hari, maka kali ini saya akan menyampaikan makanan-makanan yang bisa meningkatkan IQ seseorang jika dikonsumsi secara rutin dan baik.

makanan untuk meningkatkan IQ

Makanan Untuk Perkembangan Otak dan IQ



ASI (Air Susu Ibu)

Menurut pernyataan Franklin Institute, otak menggunakan asam lemak untuk menggenerasikan respon sel-sel yang memberikan anda kemampuan untuk merasakan dan berpikir. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Kentucky Chandler Medical Center menemukan bahwa bayi yang diberikan ASI akan memiliki minimal 3,2 poin IQ yang lebih tinggi daripada bayi yang hanya diberikan susu formula.

Dalam penelitian yang lainnya, perbedaan IQ pada bayi-bayi yang sama-sama  diberikan ASI diduga kuat karena perbedaan kandungan asam lemak docosahexaenoic (DHA) pada air susu ibu.

Kacang Kenari

Berdasarkan artikel yang dimuat dalam Otak Super, kacang kenari diketahui memiliki kandungan asam lemak omega-3 sekitar 2,6 gr untuk setiap ons dan sekitar 1,4 gr dalam setiap 1 sdm minyak kenari.

Sama seperti asam lemak omega-6, asam lemak omega-3 adalah jenis lemak tak jenuh ganda yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Anda hanya akan mendapatkannya dari makanan yang anda konsumsi. Hubungannya dengan fungsi otak dan IQ, asam lemak omega-3 ini dapat membantu untuk meningkatkan ketajaman memori.


Minyak Nabati

Minyak-minyak nabati seperti minyak wijen, minyak biji bunga matahari, atau minyak jagung adalah sumber yang baik untuk asam lemak omega-6. Bersamaan dengan omega-3, asam lemak ini adalah elemen yang sangat penting untuk fungsi kognitif otak.

Penting untuk diperhatikan bahwa anda harus memilih minyak nabati yang diproses dengan sistem cold-pressed, atau dengan kata lain minyak yang masih murni (virgin). Minyak nabati yang diproses dengan sistem ekstraksi atau dengan pemanasan dapat mengurangi hingga bahkan menghilangkan kandungan asam lemak omega-6 di dalamnya.

Buah Alpukat

Sekitar 40% dari daging buah alpukat yang anda makan adalah merupakan minyak alami. Sebagian besar dari minyak alami ini adalah terbuat dari asam oleat, yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal. Asam oleat sendiri adalah merupakan komponen utama dari myelin, yaitu lapisan yang menutupi sel-sel otak atau neuron.

Fungsinya adalah untuk memfasilitasi transmisi informasi cepat antara sel-sel tersebut. Jika lapisan myelin mengalami penipisan atau kerusakan, maka kapasitas sel-sel saraf dalam mentransmisikan informasi akan terganggu dan mempengaruhi kemampuan anda, termasuk kemampuan kognitif.

Ikan Laut

Ikan seperti salmon, sarden, dan trout adalah jenis-jenis ikan yang sangat tinggi akan kandungan asam lemak omega-3. Lemak ini hadir dalam bentuk eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Seperti yang telah dijelaskan diatas, kehadiran dari asam lemak ini dalam tubuh adalah sangat penting untuk meningkatkan fungsi mental dan ketajaman memori anda.

1 Komentar:

  1. satu tips yang bagus dan bermanfaat untuk kita. kismis dan kurma merupakan makanan yang terbaik untuk meningkatkan IQ kita. jauhi makan makanan yang boleh menjejaskan IQ kita.

    BalasHapus