Karakteristik Jerawat: Kenali Lebih Baik Jenis-Jenisnya!

Jerawat adalah permasalahan kulit sepele yang bisa jadi sangat penting untuk diperhatikan. Sepele karena jerawat bukanlah jenis penyakit yang membahayakan jiwa, namun sangat penting untuk diperhatikan karena jerawat dapat meruntuhkan rasa percaya diri dan berdampak secara psikologis.

Pada artikel kali ini Gaya Hidup 99 akan mencoba menguraikan beberapa jenis jerawat yang paling sering dialami oleh orang-orang. Seperti yang mungkin telah anda alami sendiri, kemunculan jerawat bisa dimana-mana, seperti di wajah, punggung, dada, hingga bagian lipatan-lipatan kulit.

Dan seperti telah disampaikan dalam artikel "pengobatan jerawat alami terbaik", penyebab munculnya jerawat sangat bervariasi mulai dari produksi minyak yang berlebihan, bakteri, peradangan pada kulit, hingga karena perawatan kulit yang tidak cocok. Karena itu, penting sekali untuk memahami karakteristik jerawat agar pengobatan yang dilakukan dapat berjalan optimal.

karakteristik jerawat

Jenis-Jenis Jerawat


Komedo

Komedo dapat terjadi ketika pori-pori kulit yang merupakan folikel rambut tersumbat oleh sekresi minyak, sel kulit mati, atau terkadang bahkan oleh bakteri. Jenis komedo ada dua macam, yaitu yang terbuka dan yang tertutup. Komedo yang terbuka akan terlihat seperti titik hitam, sedangkan komedo tertutup berupa benjolan kulit yang kecil.

Papula atau Jerawat Biasa

Papula cenderung berwarna merah dan sensitif dengan sentuhan karena peradangan. Pada dasarnya papula ini adalah komedo tertutup yang kemudian meradang dan menjadi jerawat. Jerawat jenis ini tidak mengandung nanah, namun tetap jangan sampai memencetnya. Memencet / memecahkan papula dapat meninggalkan bekas atau menyebabkan iritasi.

Postula

Jerawat jenis postula ini mirip dengan jerawat papula, hanya saja pada bagian ujungnya biasanya terdapat nanah putih atau kuning. Sangat disarankan untuk tidak memecahkan / memencet jerawat postula ini, karena nanah dapat menyebar dan menyebabkan infeksi yang lebih parah lagi.

Nodul atau Jerawat Jagung

Jerawat jagung adalah bentuk terbesar dari jenis jerawat. Nodul terbentuk akibat akumulasi dari kotoran, debu, minyak, dan bakteri yang berada jauh di dalam folikel rambut. Hasil akumulasi tersebut akan menciptakan benjolan yang padat di bawah kulit, tanpa adanya nanah, dan akan terasa sakit jika disentuh.

Biasanya jerawat jagung akan mengecil dengan sendirinya dari waktu ke waktu. Nodul dapat bertahan hingga mingguan bahkan hingga bulanan dan menjadi kista yang terasa sakit.

Kista

Jerawat kista adalah kombinasi dari papula dan postula. Berwarna merah, agak lembek, dan ujungnya biasanya dipenuhi oleh nanah. Secara penampakan jerawat kista ini persis seperti bisul, dan akan selalu meninggalkan bekas jerawat ketika sembuh. Selain itu, jerawat ini bisa jadi juga sangat menyakitkan.

0 Komentar

Posting Komentar