Ketahui Berbagai Reaksi Alergi Akibat Parfum!

Pada orang yang memiliki kulit sensitif, parfum yang ditambahkan dalam kosmetik, sabun tangan, deterjen cuci, dan produk rumah tangga umum lainnya dapat menyebabkan ruam pada kulit yang disebut dengan alergi kontak dermatitis.

Pada beberapa artikel lainnya tentang masalah alergi, saya sudah sempat menjelaskan bahwa tidak semua produk-produk tersebut dapat diketahui hanya dari aromanya saja. Anda harus membaca dengan teliti label bahan bakunya untuk melihat adanya kemungkinan zat penyebab alergi (alergen) dalam produk tersebut.

Dan berkaitan dengan reaksi alergi terhadap parfum ini, dokter kulit dapat melakukan tes untuk membantu menentukan apakah pasien dermatitis mempunyai alergi terhadap wewangian tertentu.

reaksi alergi terhadap parfum

Masalah Alergi Akibat Parfum


Mekanisme Dari Reaksi Alergi

Reaksi alergi muncul sebagai akibat dari reaksi sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh salah dalam mengidentifikasi alergen sebagai zat yang mengancam kesehatan, dan langsung mengirimkan antibodi tertentu ke bagian tubuh yang terpapar alergen (zat pemicu alergi) tersebut.

Dan antibodi tersebut akan memunculkan gejala-gejala yang tidak menyenangkan bagi penderita alergi seperti pembengkakan, kulit merah-merah, dan rasa gatal yang mengganggu. Dalam kasus reaksi alergi terhadap parfum, bahan wewangian tertentu dapat memicu respon sistem kekebalan tubuh yang seringkali mengakibatkan ruam pada kulit yang dikenal dengan alergi kontak dermatitis.

Penyebab Alergi (Alergen)

Beberapa jenis wewangian yang biasa ditambahkan dalam parfum atau cologne, produk-produk perlengkapan mandi, minyak pijat bahkan pasta gigi dapat memunculkan reaksi alergi. Secara umum, beberapa zat yang dianggap dapat menjadi penyebab alergi (alergen) antara lain adalah minyak cendana, ter kayu, alkohol sinamat dan aldehida, musk ambrette, benzyl salisilat, dan oak moss.

Beberapa jenis alkohol yang dicampurkan dengan produk-produk beraroma juga bisa memunculkan reaksi yang sama. Minyak atsiri dan wewangian alami seperti minyak cassia, cengkeh, dan balsam Peru juga dapat menimbulkan masalah pada beberapa orang tertentu.

Diagnosa Dan Pengujian

Jika anda mengalami ruam atau gejala alergi yang lainnya, segeralah menemui dokter untuk mencari tahu apakah anda memiliki kepekaan terhadap wewangian atau parfum tertentu. Dokter dapat dengan lebih akurat mendiagnosa apakah anda mengalami alergi kontak dermatitis atau masalah lainnya.

Dokter juga dapat melakukan tes untuk mengidentifikasi jenis parfum tertentu yang menjadi penyebab dari masalah alergi. Selain tes patch yang biasanya akan dipakai oleh dokter, anda juga dapat menambahkan parfum, perlengkapan mandi, dan produk-produk wewangian lain yang biasa anda gunakan dalam daftar tes.

Penting untuk diperhatikan agar jangan melakukan tes sendiri tanpa meminta saran dari dokter terlebih dahulu.

Pengobatan Dan Pencegahan Alergi Parfum


Untuk gejala alergi kontak dermatitis, dokter dapat mengobati dengan memberikan resep obat oral ataupun topikal. Namun gejala tersebut pasti akan muncul lagi jika anda tidak menghindari zat yang menjadi penyebabnya (alergen). Karena itu, bagi anda yang alergi terhadap parfum, anda harus berhati-hati saat ingin membeli atau memakai parfum tertentu.

Baca label bahan yang terkandung dalam parfum tersebut dan pastikan tidak ada satupun zat yang dapat memicu reaksi alergi pada anda. Selain parfum, sabun dan deterjen yang mengandung wewangian juga bisa menimbulkan reaksi alergi yang sama. Bagi anda yang memiliki kulit sensitif, pilihlah sabun dan deterjen yang bebas dari wewangian dan terbuat dari bahan-bahan yang lembut.

0 Komentar

Posting Komentar